pentingnya pelatihan dan sertifikasi profesional bagi tim penagihan internal

Pentingnya Pelatihan dan Sertifikasi Profesional bagi Tim Penagihan Internal

Mengapa Tim Penagihan Internal Perlu Dilatih dan Disertifikasi?

Tim penagihan berada di garis depan arus kas perusahaan, sekaligus berhadapan langsung dengan sensitivitas hubungan pelanggan dan risiko hukum. Tanpa kompetensi yang memadai, penagihan bisa tidak efektif, menimbulkan keluhan, bahkan berujung sanksi regulasi.

Beberapa alasan kunci:

  • POJK 22/2023 mengharuskan kompetensi penagih
    OJK menegaskan bahwa penagihan hanya boleh dilakukan oleh petugas yang memiliki kompetensi dan memahami hukum serta etika penagihan.
  • Risiko reputasi dan hukum yang tinggi
    Pelanggaran tata cara penagihan dapat mengakibatkan pengaduan, pemberitaan negatif, hingga sanksi administratif bagi pelaku usaha jasa keuangan.
  • Kompleksitas portofolio piutang yang meningkat
    Pertumbuhan volume, segmen, dan bahkan lintas negara membuat penagihan menuntut keterampilan negosiasi dan pemahaman konteks yang lebih dalam.

Perusahaan yang menyiapkan tim internal dengan standar profesional cenderung memiliki cashflow lebih stabil dan risiko sengketa yang lebih rendah.


Ruang Lingkup Kompetensi yang Harus Dikuasai Tim Penagihan

Pelatihan penagihan yang efektif tidak hanya mengajarkan cara “menagih lebih keras”, tetapi membangun fondasi pengetahuan dan keterampilan yang seimbang.

Ruang lingkup kompetensi penting:

  • Dasar manajemen kredit dan risiko
    Memahami siklus kredit, kebijakan kredit, risiko piutang, dan indikator dini piutang bermasalah agar penagihan tidak berjalan “buta data”.
  • Kerangka hukum dan regulasi penagihan
    Termasuk ketentuan POJK 22/2023 tentang tata cara, waktu, dan larangan penagihan, serta aturan perlindungan konsumen dan data pribadi.
  • Komunikasi, negosiasi, dan penanganan keberatan
    Keterampilan bertanya, mendengar, merespon keberatan, dan merancang rencana pembayaran yang realistis tanpa tekanan yang melanggar etika.
  • Dokumentasi dan pelaporan
    Pencatatan setiap kontak, janji, dan hasil negosiasi penting untuk bukti kepatuhan dan koordinasi dengan bagian hukum atau eksternal bila perlu.

Program sertifikasi internasional seperti Certified Debt Collection Professional (CDCP) menekankan kombinasi pengetahuan teknis, legal, dan etika ini sebagai standar minimum profesional.


Manfaat Pelatihan dan Sertifikasi bagi Perusahaan dan Tim

Investasi dalam pelatihan dan sertifikasi memberikan manfaat ganda: bagi organisasi dan individu di dalam tim penagihan.

Manfaat bagi perusahaan:

  • Peningkatan tingkat pemulihan dan cashflow
    Tim yang terlatih cenderung lebih efektif menutup piutang, mengurangi write-off, dan mempercepat perputaran kas.
  • Penurunan risiko sengketa dan sanksi
    Pemahaman regulasi dan etika menurunkan insiden penagihan bermasalah yang bisa memicu pengaduan dan tindakan regulator.
  • Profesionalisme dan citra merek yang lebih kuat
    Penagihan yang sopan, terstruktur, dan solutif meningkatkan kepercayaan pelanggan dan mitra bisnis.

Manfaat bagi individu:

  • Peningkatan kepercayaan diri dan keterampilan negosiasi.
  • Pengakuan profesional lewat sertifikasi yang diakui industri.
  • Jalan karier yang lebih jelas di bidang kredit, koleksi, dan manajemen risiko.

Kaitan dengan Regulasi OJK dan Standar Praktik UCC Global Indonesia

POJK 22/2023 secara eksplisit menekankan bahwa penagihan harus dilakukan oleh petugas berkualifikasi yang memahami hukum dan etika, dan bahwa pelaku usaha jasa keuangan bertanggung jawab atas tindakan penagih, termasuk jika menggunakan pihak ketiga. Hal ini berarti standar kompetensi penagih internal dan eksternal seharusnya sejajar.

UCC Global Indonesia dalam publikasinya menegaskan pentingnya:

  • Penagihan yang patuh hukum dan regulasi, dengan dokumentasi lengkap setiap interaksi.
  • Kompetensi dan profesionalisme petugas penagihan sebagai bagian dari proposisi nilai kepada klien, termasuk penerapan standar global dan GDPR di berbagai negara operasi.

Perusahaan dapat menjadikan standar praktik UCC Global sebagai referensi saat merancang kurikulum pelatihan internal, sekaligus menjalin kemitraan ketika memerlukan dukungan eksternal untuk kasus kompleks atau lintas negara.


Strategi Membangun Program Pelatihan & Sertifikasi untuk Tim Penagihan Internal

Agar pelatihan tidak sekadar “ticking the box”, program perlu dirancang sebagai bagian dari tata kelola risiko dan manajemen piutang yang lebih luas.

Langkah yang dapat diambil:

  • Pemetaan kebutuhan kompetensi
    Mengidentifikasi gap keterampilan, misalnya: hukum penagihan, komunikasi sulit, atau pemanfaatan sistem koleksi dan CRM.
  • Menyusun modul pelatihan berlapis
    Kombinasi pelatihan dasar untuk seluruh tim dan modul lanjutan untuk supervisor atau petugas dengan portofolio kompleks.
  • Mengintegrasikan sertifikasi eksternal
    Mengarahkan anggota kunci mengikuti program sertifikasi seperti CDCP atau kursus kredit dan penagihan lain yang kredibel, lalu mentransfer pengetahuan ke tim.
  • Kolaborasi dengan mitra profesional
    Mengundang praktisi dari UCC Global Indonesia atau mitra lain untuk berbagi best practice, studi kasus lintas negara, dan update regulasi.
  • Monitoring, evaluasi, dan refresh training
    Mengukur dampak pelatihan pada KPI penagihan (recovery rate, DSO, pengaduan) dan menjadwalkan training penyegaran berkala.

Dengan pendekatan ini, pelatihan berubah dari biaya menjadi investasi yang terukur hasilnya bagi cashflow dan kepatuhan.


FAQ: Pelatihan dan Sertifikasi Profesional bagi Tim Penagihan Internal

Q. Mengapa pelatihan khusus penting bagi tim penagihan internal?

A: Karena tim penagihan menangani situasi sensitif yang melibatkan hak konsumen, regulasi, dan reputasi perusahaan, sehingga membutuhkan pengetahuan hukum, keterampilan komunikasi, dan prosedur yang tidak cukup diperoleh dari pengalaman lapangan saja.

Q. Apa hubungan pelatihan penagihan dengan POJK 22/2023?

A: POJK 22/2023 menuntut penagihan dilakukan oleh petugas berkompetensi dan memahami hukum serta etika penagihan, sehingga pelatihan dan sertifikasi menjadi cara konkret untuk memenuhi persyaratan tersebut.

Q. Apakah sertifikasi seperti CDCP wajib untuk semua penagih?

A: Tidak selalu wajib, tetapi sertifikasi sejenis membantu membuktikan standar kompetensi profesional dan bisa diprioritaskan untuk supervisor, key account collector, atau tim yang menangani kasus kompleks.

Q. Bagaimana cara mengukur keberhasilan program pelatihan penagihan?

A: Keberhasilan dapat diukur melalui indikator seperti penurunan DSO, peningkatan recovery rate, berkurangnya pengaduan terkait penagihan, serta penurunan insiden pelanggaran prosedur.

Q. Mengapa perlu menjalin kerja sama dengan UCC Global Indonesia jika sudah memiliki tim penagihan internal?

A: Karena mitra seperti UCC Global Indonesia membawa pengalaman lintas industri dan lintas negara, standar kepatuhan tinggi, serta kapasitas penanganan kasus kompleks sehingga bisa melengkapi kemampuan tim internal, sekaligus menjadi referensi praktik terbaik.

Optimalkan Arus Kas Anda

WhatsApp: +6282163701980

Email: support@uccglobal.co.id

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest Comments

No comments to show.