
Cara AI Memprioritaskan Debitur yang Paling Mungkin Membayar AI dalam penagihan bekerja dengan cara memberi skor “kemungkinan bayar” (propensity to pay) pada setiap debitur,[…]

Customer Sentiment Analysis: Memahami Psikologi Debitur untuk Penagihan Lebih Efektif Customer sentiment analysis membantu membaca “nada” emosi dan sikap debitur—apakah marah, cemas, defensif, atau[…]

OECD Global Debt Report 2026 – Implikasi bagi Industri Penagihan di Indonesia OECD Global Debt Report 2026 menunjukkan utang global—khususnya utang pemerintah dan korporasi—berada[…]

Desk Collection vs Field Collection – Mana yang Lebih Efektif untuk Bisnis Anda? Desk collection dan field collection adalah dua pendekatan utama dalam penagihan[…]

Batas Utang Pinjol Maksimal 30% dari Penghasilan – Apa Dampaknya? Mulai 2026, OJK membatasi total utang di pinjaman online (pinjol/pindar) maksimal 30% dari penghasilan[…]

Regulasi OJK – Memahami Aturan Batas 90 Hari Penagihan dan Implikasinya Batas 90 hari dalam regulasi OJK sering disalahpahami sebagai “setelah 90 hari utang[…]

Digital Self-Pay Portal – Cara Modern Mempermudah Debitur Melunasi Hutang Digital self‑pay portal adalah “loket pembayaran online” yang memungkinkan debitur melihat detail utang dan[…]

Strategi Penagihan Lintas Saluran yang Efektif Strategi penagihan lintas saluran (multichannel/omnichannel collections) adalah pendekatan penagihan yang menggabungkan berbagai kanal komunikasi—telepon, SMS, email, WhatsApp, portal[…]

Agentic AI Chatbot – Revolusi Baru dalam Penagihan Piutang Otomatis Agentic AI chatbot adalah evolusi terbaru dari chatbot penagihan: bukan sekadar bot yang membaca[…]

Anjak Piutang – Solusi Cepat Mencairkan Piutang Bisnis Anda Anjak piutang (factoring) adalah cara mengubah tagihan (invoice) menjadi kas tunai tanpa menunggu jatuh tempo[…]